NEGARA PENJUDI TERBESAR DI DUNIA

MAMI JUDI
MAMI JUDI
Share Me!

Mami Judi – Ketika membayangkan kota perjudian, Las Vegas merupakan salah satu yang keluar dalam pikiran setiap orang. Namun jika ditelisik lebih jauh, kota Amerika Serikiat itu bukanlah tempat judi online ataupun kasino terbesar di bumi ini.

Faktanya, banyak negara yang menjadi lokasi perjudian namun sama sekali tidak pernah masuk sebagai kandidat dalam pikiran masyarakat kebanyakan.

Seperti yang mami rangkum, tim mami mengeluarkan peringkat negara tempat berjudi terbesar di dunia. Dalam pemeringkatan ini, mami dan tim menilai berdasarkan rata-rata jumlah kekalahan setiap tahun dibagi dengan populasi orang dewasa di lebih dari 200 negara.

Jumlah kekalahan ini termasuk di dalamnya uang yang hilang karena judi online dan darat dalam pertandinga npacu kuda, mesin poker, lotere, dan kasino selama tahun 2010.

dan inilah 5 besar sebagai negara tempat judi online dan darat yang terbesar di dunia

5. FINLANDIA

MAMI JUDI

Rata-rata kalah taruhan $533 (4,98 Juta) per orang dewasa.

Berdasarkan studi yang dilaukan kementrian urusan sosial dan kesehatan di Finlandia tahun 2007, sebesar 41 persen orang dewasa di negara tersebut berjudi setiap pekan. Batas usia minimal masyarakat yang boleh bermain casino online dan darat di sana sudah di naikkan. Dari yang sebelumnya 15 tahun menjadi 18 tahun pada Juli 2011.

Namun kebiasaaan itu bukan satu-satunya yang dimiliki masyarakat Finlandia. Perusahaan perjudian nasional milik pemerinah, veikkaus, sepertinya dijalankan oleh kementrian pendidikan. Sebagian besar keuntungan dari bisnis ini dialokasikan untuk pendidikan, seni, dan kebudayaan.

Perusahaan perjudian yang bergerak di bidang internet, The Paf Group of Finland, memiliki skema imbalan menarik bagi konsumen yang loyal. Jika kamu menghabiskan minimal 120 Euro dan terbukti secara medis mengidap kecanduan berjudi, perusahaan akan menyediakan fasilitas terapi gratis selama 10 kali senilai 2.300 Euro atau senilan 29 Juta.

4. KANADA

MAMI JUDI

Tahun lalu, lebih dari 75 persen masyarakan dewasa Kanada berjudi menggunakan berbagai jenis perjudian. Penjudi terbesar berasal dari provinsi Saskatchewan, dimana rata-rata pendapatan dari per orangnya mencapai $841 atau sekitar 7 juta, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar $527 atau sekitar 4 Juta.

Jenis judi yang banyak disukai masyarakat Kanada adalah lottery, scratch, dan win card.

Kecintaan masyarakat Kanada pada permainan lottery membuat pemerintah setempat membuat inisiatif untuk meningkatkan kewaspadaan bahwa pemberian tiket untuk masyarakat kecil adalah tidak sopan. Usulan ini muncul setelah banyak kritik mengenai orang tua yang memberikan hadiah natal yang di dalamnya termasuk tiket lottery.

3. IRLANDIA

MAMI JUDI

Rata-rata kalah taruhan $588 (5,29 Juta) Per orang dewasa.

Industri kasino di Irlandia saat ini sepenuhnya dilarang setelah munculnya aturan larangan perjudian dan lottery pada tahun 1956. Hukum setempat hanya menyarankan anggota klub eksklusif yang bisa menyediakan fasilitas kasino.

Dibawah undang-undang yang baru, taruhan melalui mesin permainan tidak boleh lebih dai 6 sen, sedangkan hadiah dibatasi sebesar 10 sen. Tidak mengherankan, undang-undang itu tidak bisa di tegakkan dan kini pemerintah setempat sedang menyusun legislasi yang baru.

Peremerintah Irlandia telah memberikan lampu hijau untuk membangun kompleks peristirahatan dan olahraga yang mencotek gaya Las Vegas di Tipperary. Untuk pembangunan kompleks ini dibutuhkan anggaran sebesar 460 Juta Euro atau sekitar 6 Trilliun Rupiah.

Dengan rencana pembangunan selama 3 tahun, gedung ini akan dilengkapi oleh hotel, casino, lapangan golf, arena balap dengan berbagai cuaca, serta replika gedung putih di AS.

2. SINGAPURA

MAMI JUDI

Rata-rata kalah taruhan $1,174 (10,57 Juta) Per orang dewasa.

Singapura memang baru membuka kawasan perjudian lebih lambat dibandingkan dengan negara lainnya. Namun, kawasan itu kini menjadi areal perjudian terbesar ketiga setelah Macau dan Las Vegas dan mungkin akan menggusur posisi Las Vegas pada tahun ini.

Keputusan mendirikan pusat casino di jantung kota Singapura sempat memunculkan kekhawatiran bahwa masyarakat Singapura akan terjebak pada kebiasaan berjudi. Untuk menghindari hal tersebut, pemerintah telah membuat peraturan pengenaan biaya masuk sebesar 100 Dollar Singapura atau sekitar 700 Ribu bagi masyarat lokal.

Otoritas setempat juga telah mengimplementasikan ketentuan Faimlu Exclusion Order yang mempersilahkan sebuah keluarga untuk menolak kerabat yang akan mengunjungi kasino.

Namun penanganan tersebut tidak lantas menurunkan minat masyarakat untuk berjudi. Presiden Asosiasi Perjudian Amerika, Frank Fahrenkopf memperkirakan perjudian di Singapura bakal mencetak pendapatan sebesar $6,4 Milliar (57,6 Trilliun Rupiah) pada tahun 2011 atau melampaui Las Vegas yang mencetak pendapatan 2010 sevesar $5,8 Milliar (52,2 Trilliun)

1. AUSTRALIA

MAMI JUDI

Rata-rata kalah taruhan $1,288 (11,59 Juta) Per orang dewasa.

Inilah negara yang paling menggilai perjudian sampai-sampai sebuah perusahaan perjudian menawarkan taruhan mengenai, apakah suku bunga bank sentral akan dinaikkan atau tidak.

Selain itu, Australia juga merupakan satu-satunya negara di dunia yang memperbolehkan taruhan pada cabang olahraga, namun mencegah penjudi menggunakan internet untuk berjudi secara online ketika pertandingan tengah berlangsung. Tapi ketentuan ini kemungkinan akan segera di hapus setelah pemerintah setuju untuk mengkaji ulang ketentuan yang ada setelah lobi intensif dari lembaga olahraga.

Negara bagian New South Wales tercatat memiliki 100 ribu mesin poker atau setengah dari total Australia. Berdasarkan instansi yang menangani minuman keras, permainan, dan balapan setempat, sebanyak 935 penjudi meminta untuk ditolak jika mendatangi kasino antara 2006-2010. Tapi mereka tertangkan sebanyak lebih dari seribu kali setelah melanggar larangan yang mereka buat sendiri.

Share Me!

Be the first to comment

Leave a Reply